Wanita !!!


            Wanita katanya dibuat dari tulang rusuk pria. Bengkok, sehingga mudah patah apabila tidak berhati-hati. Wanita dikenal sebagai makhluk yang menggunakan perasaannya untuk berfikir. Katanya wanita itu lemah. Katanya wanita itu mudah patah hati. Ada juga yang bilang kalau wanita itu hanya ‘inggih-inggih’ aja didepan pria. (Inggih : iya. Bahasa Jawa).
            Itu sih meurut orang kebanyakan secara umum. Actually, saya tidak seutuhnya setuju. Menurut saya wanita itu hebat. Bukan karna saya juga seorang wanita. Ya, karna memang menurut saya hebat. Kehebatan itu tentu ditunjukan oleh seorang ibu. Kita tinjau kembali. Jika seorang ibu hamil, maka yang dikandungnya adalah janin, gak mungkin semangka. Nah, janin itu lama-lama membesar, dan akan semakin berat. Jalan kemana-mana dibawa kan? Nggak mungkin orang lagi hamil, mau jalan-jalan ke mall ngeletak janinnya dulu dirumah, kemudian setelah selesai jalan-jalan janinnya dimasukkan lagi. Gile aja!!. Nah coba deh para pria alias yang udah jadi bapak-bapak introsepksi diri. Bershowerlah pak. Kalo istrinya lagi hamil, terus jalan agak pelan-pelan mbok yo sabar. Alon-alon aja!! (alon : Pelan). Coba deh yang bapak-bapak ini ngebayangin bawa hasil perbuatannya selama kurang lebih 9 bulan. Pasti encok tuh pinggang. (Ya, nggak mungkin dong dyah kami bawa janin. Kami kan nggak punya rahim?). Loh kenapa nggak bisa, kalo cuman mau nyoba aja, pergi deh bapak-bapak muda ini ke toko buah, beli semangka 3kg, sampe rumah bapak taruh diperut trus diikat pake kain. Saya jamin setengah haripun bapak nggak tahan. Tuh, makanya!!
            Lalu saat wanita melahirkan. Waw, saya sendiri juga belum pernah melahirkan, jadi secara spesifiknya belum pernah ngerasain gimana sakitnya. Tapi setelah dipikir-pikir, sakit juga ngeluarin janin segede itu. Bayangkan aja kalau udah gak boker seminggu, terus tiba-tiba mules, dan eeknya kerasnya kayak batu. Ya ampun. Kalo yang ini semua orang sudah pernah ngerasain kayaknya. Udah jongkok setengah jam juga gak keluar-keluar. Saya jamin udah pada keringat dingin, mata udah merem melek, kaki udah kebas kelamaan jongkok. Yang paling sakit adalah saat eeknya udah keluar separo. Waaw, gak ngebayang deh sakitnya. Saya pernah seperti itu, dan seakan-akan saya akan mati. Nah, gimana lagi kalo melahirkan? Ya ampun. Jadi wanita yang melahirkan normal itu hebat kan. Apalagi wanita jaman dulu, anaknya 12. Setahun sekali beranak.
            Setelah melahirkan, bagi beberapa wanita karir pasti akan sibuk, dan harus membagi waktu antara dengan pekerjaannya, anaknya, dan pekerjaan rumah. Kerap kali sekarang wanita yang bekerja, bapaknya malah dirumah. Apa nggak capek ya ibu-ibu ini? Ya, capeklah. Tapi mau nggak mau kan harus dikerjain. Contohnya nih, ibu-ibu yang dari pagi sampe tengah hari kerja sebagai buruh cuci dan nggosok. Coba aja kita, udah dicuciin sama ibu suruh nggosok aja nggak mau. Upah nyuci dan nggosok itu cuman dikit man, tapi capeknya luar binasa. Belum lagi harus belanja, masak, nyuci, dan nggosok lagi dirumahnya. Eleh-eleh. Belum lagi melayani suami tengah malam. Oh mak, ibu-ibu itu ternyata adalah orang yang sering kerja lembur. Nah tuh, wanita itu hebat. Makanya sayanglah sama ibu dirumah.
            Nah, kalo untuk wanita-wanita muda gimana yah?. Menurut saya sih mereka masih labil ya. Jadi kadang masih suka emosian, kadang masih suka bimbang, untuk nggak bambang, dan masih gitu lah, pikir aja sendiri. Kalo yang saya liat dikehidupan sehari-hari, atau dari TV. Yang namanya wanita itu sebenarnya ada dua jenis yaitu wanita feminim dan wanita maskulin alias tomboy. Kadang agak jijik saya mendengar suara wanita feminim seperti yang ada digak-gak kuat itu. Apaan judulnya, kurang tahu saya. Nah itu loh, suaranya terlalu dibuat-buat. Katanya biar imut tapi kok menurut saya terdengar menjijikkan. Rasanya kalo jumpa orangnya itu pingin saya tarik monyongnya, atau saya ganti pita suaranya dengan pita suara bapak-bapak. Biar aja deh situ badannya cewek sexy, tapi suaranya bapak-bapak. Jadi kalo ada cowok yang ngajak kenalan, biar terkejut batin. Haha. Nampaknya cantik, ternyata suaranyaa. Haha
            Saya ini bukan tipe orang yang feminim dan maskulin. Saya berada ditengah-tengahnyalah. Wanita maskulin itu biasanya lebih galak, lebih berani, dan lebih friendly kalo berteman dengan pria. Wanita jenis ini lebih menyukai gaya pemikiran lelaki, dari pada wanita feminim. Menurut wanita jenis ini,berteman atau mengobrol dengan wanita feminim itu sangat tidak nyambung, dan kurang nyaman. Lebih cenderung akan sering bertengkar bila keduanya digabungkan,namun juga tidak bisa dipisahkan. Nah letak kehebatannya adalah mereka akan tetap sama-sama melahirkan. Haha.
            Saya tidak suka bahkan benci dengan wanita yang tidak bijak. Menurut pengalaman teman-teman saya, dan yang saya lihat dari TV, wanita itu cenderung untuk ‘Inggih-inggih’ aja kalo menjalin hubungan dengan seorang pria. Contohnya adalah percintaan salah satu teman saya, sebut saja namanya Rully. Suatu hari, Rully bertemu dengan seorang wanita, yang dalam sekelebatan mata membuatnya cenat-cenut. Ia tahu bahwa wanita ini sudah punya pacar. Akan tetapi amazingnya, Rully tetap nekat nembak tuh cewek. Dan eng-i-eng. Walaupun wanita ini sudah punya pacar, tetapi tetap menerima Rully. Tapi yangterjadi seminggu kemudian adlah penghianatan, si wanita tetap bermain api dibelakang, bahkan saat Rully mengerjain ini wanita, tetep aja nih wanita mau diajak kenalan. Waw sekali yaa. Dan akhirnya mereka putus. Tetapi beberapa hari kemudian ini wanita tetap minta balikan mamen. Yaampun, nggak tahu diri. Akhirnya mereka balikan, dan penghianatan kembali terjadi sehingga mereka putus lagi. Hahaha. Akankah mereka kembali bersatu dipelaminan, jangan kemana-mana tetap di Insert! Investigasi. Heh , buset deh!
            Biasanya wanita yang masih labil itu cenderung akan nangis-nangis minta balikan saat diputusin pacarnya. Beda dengan saya. Haha. Saya ini memang makhluk langka yang harus dilestarikan, demi anak cucu kita. Lo kita gue Orangutan!!. Saya pernah menjalin hubungan dengan beberapa pria tidak tulen yang berjalan, dan berakhir membosankan dan tidak tragis. Padahal saya membayangkan kisah saya seperti drama korea. Haha. Pria yang pernah menjalin hubungan dengan saya, cenderung takut, dan nurut dengan saya. Emang saya seseram Hulk apa?. Didalam hubungan ini, saya yang seakan-akan menjadi pria, dan mereka adalah wanita yang harus saya lindungi. Waw. Mereka kurang berani mengungkapkan pendapat, cenderung lebih banyak bertanya, dan mereka sangat membosankan. Pada dasarnya, saya suka dengan pria yang ceria, tahu banyak tentang dunia, enak diajak berdiskusi, enak diajak travel, dan tidak membosankan. Tapi saya tidak pernah menjalin hubungan dengan pria yang seperti itu. Justru yang menyebalkan, membosankan, tidak nyambung yang saya kenal. Itulah yang membuat saya sering tempramental. Oh tidak!!. Saat saya pacaran, tidak pernah terhitung saya pernah memberikan hati kepada pacar-pacar saya itu. Justru yang saya beri hati tidak pernah menjadi pacar saya. Haha. Ya begitulah. Pernah suatu malam salah seorang pacar saya merasa cemburu karna kedekatanku dengan salah seorang temanku. Dan kemudian dia mengatakan sebaiknya kita putus. Dan ekspresi saya pertama kali adalah yeay, akhirnya. Ini seperti mendapat hadiah lotre. Haha. Dan tahu apa yang saya katakan padanya. Ya baguslah, kok gak dari dulu aja. I don’t need you in my life. Kamu itu nggak asik, dan membosankan, nggak nyambung lagi. Hehe, jadi tidak papa. Aku sangat bahagia. Terimakasih. Jangan pernah minta balikan lagi ya. Dan walaaa, ini ajaib. Dia sekarang merasa menyesal. Jadi apa bisa saya dibilang wanita langka yang hebat?? Haha.

Komentar

Postingan Populer